Close

Pasien Rujukan Tetap Mengikuti Protokol Kesehatan COVID-19

DISKOMINFOSTANDI, MAHULU – Dalam masa pademi Covid 19, Pemkab Mahulu tetap memberlakukan Protokol kesehatan Covid 19 bagi pasien yang akan di rujuk berobat keluar Kabupaten Mahakam ulu. Hal ini disampaikan oleh Agustinus Teguh Santoso Kepala Dinas Kesehatan Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mahakam Ulu (DKP2KB) pada acara penyerahan kendaraan ambulans dan penyerahan alat semprot dan penyerahan bantuan korban kebakaran di panggung utama lapangan Ujoh Bilang, hari Jumat (15/5).

Lebih lanjut disampaikan Agustinus Teguh Santoso, hal ini dilakukan supaya mobil ambulance baik sopir, tenaga medis dan dokter yang membawa pasien tidak perlu lagi di karantina.

Karena persyaratan untuk kendaraan rujukan untuk masa pandemi ini, lanjut Teguh, diharapkan kendaraan itulah yang nanti merujuk pasien ke Kutai Barat dan tidak berganti-ganti, dan tidak singgah dimana-mana melainkan langsung menuju rumah sakit Harapan Insan Sendawar (HIS).

“Dengan kita melihat akses jalan darat sudah lumayan bagus, sehingga memungkinkan dengan menggunakan double gardan dapat tembus hingga ke rumah sakit harapan insan sendawar di Kutai Barat,” ungkap Teguh.

Lebih jauh dikatakan Teguh, nantinya kita akan membentuk tim khusus yang menangani pasien rujukan ini, sementara itu kalau untuk pasien non COVID-19, mobil ambulans Mahakam Ulu akan berangkat menuju Kabupaten Kutai Barat, akan tetapi mereka tidak sampai masuk ke Rumah Sakit HIS, melainkan mobil itu berhenti hingga di Kampung Muara Mujan saja.

Selanjutnya mobil ambulans kita yang berada di Kutai Barat akan datang menjemput pasien rujukan itu di Kampung Muara Mujan, dimana sopir dari Kubar akan berhenti, dan akan melakukan pertemuan dengan jarak 5 – 10 meter, kemudian sopir dari kubar keluar dan selanjutnya mobil disinfektan dulu. Selanjutnya sopir mengambil jarak 3-5 meter, dan setelah itu mobil ambulans dari Mahakam Ulu akan mentransfer pasien ke mobil Kubar sesuai prosedur COVID-19.

“Setelah itu mobil kita kembali ke Mahakam Ulu, dengan begitu untuk sopir, tenaga medis dan dokter yang mendampingi rujukan tidak perlu dilakukan karantina,” tandas Teguh.
Untuk itu Teguh berharap kepada Bupati Mahakam Ulu dapat menyerahkan lima unit mobil, sebagai pendukung pencegahan COVID – 19 di Kabupaten Mahakam Ulu, dimana terdiri dari empat unit mobil ambulans dan satu mobil jenasah, keempat unit ini akan kita berikan ke Puskesmas Ujoh Bilang, Puskesmas Laham dan Rumah Sakit Gerbang Sehat Mahulu.

Dimana mobil ini sebagai ganti terhadap mobil double gardan, yang selama ini berada di institusi tersebut, dan mobil double gardan akan ditarik yang nantinya dipergunakan sebagai mobil rujukan selama masa pandemi ini. (Alex/AI)

Related Posts