Close

Antisipasi Kerawanan Pangan Bupati Instruksikan Percepatan Masa Tanam

DISKOMINFOSTANDI, MAHULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Mahakam Ulu untuk dapat mengikuti instruksi yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam rangka penjadwalan percepatan masa tanam yang bertujuan mengantisipasi kerawanan pangan yang akan terjadi dari akibat penyebaran wabah COVID-19.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Mahakam Ulu agar dapat mengikuti instruksi bupati yang dikeluarkan untuk percepatan masa tanam selama masa pandemi wabah COVID-19,” ajak Bonifasius saat diwawancara oleh tim Diskominfostandi Mahakam Ulu seusai memimpin rapat pembahasan Percepatan Kalender Tanam Dalam Rangka Penanggulangan Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Ekonomi dan Ketahanan Pangan Masyarakat Di Kabupaten Mahakam Ulu. Di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Selasa (20/5).

Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu Y Juan Jenau dan Pj Sekkab Mahakam Ulu Stephanus Madang memimpin rapat pembahasan Percepatan Kalender Tanam Dalam Rangka Penanggulangan Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Ekonomi dan Ketahanan Pangan Masyarakat Di Kabupaten Mahakam Ulu, yang dilaksanakan di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Selasa (20/5)

Ditambahkannya, nantinya dimana ada dua masa tanam yang akan kita jalankan, pertama di bulan Juni untuk bercocok tanam di ladang kecil dan bulan September bercocok tanam di ladang besar.

Untuk ladang besar diminta agar satu orang petani menanam satu kaleng bibit padi, sehingga apabila ada  lima kepala keluarga dalam satu rumah maka ada lima kaleng bibit padi yang ditanam.

“Sehingga hal ini dapat mencukupi kebutuhan pangan dan tidak mengalami kekurangan pangan, karena kita tidak tahu apa yang terjadi ke depan, apabila terjadi kelangkaan pangan dalam hal ini beras, maka kita telah mempunyai persiapan,” tandas Bupati.

Sementara itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu Saripudin, nantinya dari hasil kesepakatan ini akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat Mahakam Ulu baik melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu maupun PPL yang ada di 50 kampung.

Sambil juga Dinas akan melakukan pembenahan dan pembinaan kepada kelompok-kelompok tani yang akan menerima bibit pertanian, peternakan, perikanan. Kemudian direncanakan untuk tahun 2020, akan datang sekitar 700 hektar lahan ladang dan 200 hektar lahan persawahan yang akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. (alex/AI)

Related Posts