Close

Pengaturan Akses Moda Transportasi Ke Wilayah Mahulu

DISKOMINFOSTANDI, MAHULU – Dalam Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pengaturan Akses ke Wilayah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Wabah COVID-19, tertanggal 15 Mei 2020, juga mengatur tentang lalu lintas moda tranportasi sungai dan darat baik pada masa buka dan tutup.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, sedang mengecek kesiapan Pos Wasdalkes untuk jalur sungai Mahakam di Kampung Memahak Teboq, Kecamatan Long Hubung

Pada masa buka, untuk masuk ke wilayah Kabupaten Mahakam Ulu semua moda transportasi darat dan sungai dari luar Mahakam Ulu diperbolehkan membawa muatan penumpang/orang maupun barang, hanya sampai pada Pos Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan (Wasdalkes) yang telah ditetapkan.

Adapun perhentian terakhir bagi moda transportasi darat dan sungai adalah di pos pintu masuk yang juga berfungsi sebagai pos transit orang dan barang yaitu pelabuhan Pos Wasdalkes Kampung Memahak Teboq, Kecamatan Long Hubung, Pos Wasdalkes Kilometer 16 Simpang PT RTC Kampung Long Gelawang, Kecamatan Laham dan Pos Wasdalkes Kilometer 122 jalan PT Sumalindo – Kampung Batoq Kelo Kecamatan Long Bagun. 

Posko Wasdalkes di Kilometer 16 Simpang PT RTC, Kampung Long Gelawang, Kecamatan Laham, yang bekerja penuh semangat melakukan pengawasan terhadap orang dan barang yang hendak masuk ke wilayah Mahakam Ulu

Selanjutnya seluruh muatan baik barang maupun penumpang/orang diturunkan ke pos-pos transit, kemudian pengangkutan akan dilakukan oleh moda transportasi yang berasal dari dalam wilayah Mahakam Ulu.

Seluruh muatan berupa barang agar dikemas atau dipastikan untuk dapat dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan di Pos Wasdalkes.

Akan tetapi dalam instruksi itu diberikan pengecualian bagi kendaraan khusus yang membawa barang logistik, bahan bangunan dan lain-lain dengan syarat operator mendapatkan ijin khusus dari Bupati, kendaraan hanya satu lokasi tujuan akhir.

Setelah melakukan penurunan muatan di tempat tujuan maka jika waktunya masih memungkinkan agar segera kembali ke tempat asal namun jika terpaksa harus menginap di Mahakam Ulu, maka tidak diperkenankan bermalam di rumah atau pemukiman.

Untuk angkutan darat dibatasi maksimal dua orang yaitu sopir dan kernet, angkutan sungai seperti speedboat dan longboat yang membawa dibatasi hanya motoris dan helper, untuk kapal sungai yang mengangkut barang dibatasi nahkoda dan ABK Kapal dan untuk chess/ketinting dan sepeda motor yang membawa barang hanya diperbolehkan motoris/pengendaranya saja tanpa penumpang.

Apabila ketentuan dilanggar, maka dikenakan sanksi berupa penahanan kendaraan selama satu minggu dan apabila dilakukan berulang-ulang oleh oknum yang sama makan dijatuhkan sanksi kelipatan dari jumlah hari sebelumnya. (Alex/AI)

Related Posts