Close

BUPATI SAMPAIKAN KASUS TERKONFIRMASI COVID 19 DI MAHAKAM ULU

DISKOMINFOSTANDI – Bupati Kabupaten Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh Selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten, menyampaikan Keterangan kasus terkonfirmasi covid-19 di Mahakam Ulu, di ruang media center covid-19, Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu, Selasa (18/08/2020).

Bupati Bonifasius Belawan Geh dalam penyampaiannya didampingi Wakil Bupati Y. Juan Jenau, Pj. Sekda Stephanus Madang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas Dodit Agus Riyono, Kadis KesP2KB Agustinus Teguh Santoso.

“Seperti yang kita ketahui bahwa di Mahakam Ulu per tanggal 6 agustus 2020 yang lalu telah terkonfirmasi adanya 1 pasien positif Covid-19 yang pada tanggal 17 Agustus 2020 kemarin diinformasikan bahwa MHU 01 sudah dinyatakan sembuh, selanjutnya ada penambahan 4 kasus baru, yaitu MHU 02, MHU 03, MHU 04 dan MHU 05” jelas Bupati

Bupati menambahkan, kronologi kejadian bahwa untuk kasus MHU 02 perempuan usia 45 tahun, MHU 03 Laki-laki usia 47 tahun dan MHU 04 merupakan anak laki-laki usia 2,5 tahun merupakan satu keluarga dari Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun.

Tanggal 16 Agustus 2020, Hasil Test Swab/polymerase chain reaction (PCR) Positif diberitahukan oleh Laboratorium Rumah Sakit Parikesit Tenggarong kepada Dinas Kesehatan Mahulu.

Dan pada tanggal 17 Agustus 2020 Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengkonfirmasi Hasil Swab Test Positif tersebut, MHU 02 berstatus sebagai pasien bergejala ringan sedangkan MHU 03 dan MHU 04 berstatus sebagai pasien tanpa gejala, ketiga pasien tersebut sekarang di rawat di rumah sakit Gerbang Sehat Mahulu di Ujoh Bilang” ungkap Bupati

Selanjutnya Bupati Mahakam Ulu juga menjelaskan kronologi kasus MHU 05 perempuan usia 50 tahun pasien yang terkonfirmasi covid 19 berasal dari Kecamatan Long Apari.

Pada Pertengahan Bulan Maret 2020, MHU 05, Berobat ke samarinda di Rumah sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda, karena ada riwayat batu ginjal dan diabetes melitus, dan pada Tanggal 12 Agustus 2020, dilakukan test Swab/PCR dan sampel swab di kirim ke Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Samarinda Kaltim.

Kemudian pada tanggal 15 Agustus 2020 hasil Swab/PCR test keluar dan dinyatakan Positif dan di rawat di ruangan isolasi Rumah Sakit A. Wahab Syahranie Samarinda dan kemudian pada tanggal 18 Agustus 2020 pasien MHU 05 dinyatakan meninggal dunia di ruang isolasi Rumah sakit A. Wahab Syahranie Samarinda.

Karena KTP Mahakam Ulu maka secara administratif data nya dimasukkan/di import ke data temuan Kasus di Kabupaten Mahakam Ulu.

Lebih lanjut Bupati mengharapkan agar masyarakat Mahakam Ulu “tetap tenang dan waspada, dan selalu disiplin melaksanakan Protokol Pencegahan covid 19, dengan tetap memakai masker, tidak keluar rumah bila tidak ada urusan penting, menghindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi suplemen vitamin, dan segera melaporkan diri ke petugas kesehatan bila ada gejala yang mengarah ke Covid 19 ini” harapnya

Bupati juga menghimbau khususnya masyarakat yang berada di wilayah Ujoh Bilang dan sekitarnya untuk “tidak Bepergian dulu ke mana-mana karena Dinas Kesehatan Mahakam Ulu telah dan terus mengadakan penelusuran dan pelacakan terhadap kontak erat terhadap pasien, melaksanakan skrining baik itu dengan Rapid Test maupun Swab terhadap individu atau kelompok yang ada riwayat kontak dengan Pasien” tutupnya (Diskominfostandi)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *