Close

Pasien COVID-19 Dapat disembuhkan

DISKOMINFOSTANDI – Disampaikan Ketua Gugus/Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh melalui Ketua Harian Stephanus Madang hingga saat ini dapat dilaporkan terdapat 9 kasus pasien  terkonfirmasi positif di Kabupaten Mahakam Ulu.

Lebih jauh disampaikannya, dimana 2 pasien (MHU 01 dan MHU 06 ) dirawat di Rumah Sakit Pratama Linggang Bigung Kutai Barat sudah dinyatakan sembuh. Kemudian 3 Pasien (MHU 02, MHU 03 dan MHU 04) yang dirawat di RS GSM Ujoh Bilang pada tanggal 30 Agustus 20 juga telah dinyatakan sembuh. Sedangkan MHU 05 meninggal dunia sewaktu dirawat di RS A. Wahab Syahranie Samarinda. Saat ini kasus baru ada 3 orang (MHU 07, MHU 08, MHU 09) sedang dirawat di Rumah Sakit Parikesit Tenggarong dengan status sebagai pasien terkonfirmasi positif dengan tanpa gejala (Asymtomatis).

“Mari kita berdoa bersama kepada Tuhan, semoga pasien yang dirawat bisa segera sembuh,” Ungkap Madang dalam pers rilis di Kantor Bupati Mahakam Ulu, Rabu (2/9).

Ditegaskan Madang, jadi secara defacto di wilayah Mahakam Ulu tidak ada lagi Pasien yang dirawat dengan kasus Covid-19. Sehubungan dengan hal tersebut diminta masyarakat Mahakam Ulu tetap tenang dan waspada, Penyakit Covid-19 ini bisa disembuhkan, terbukti dengan pasien yang dirawat di RS GSM setelah diberikan pengobatan dan perawatan sudah dinyatakan sembuh oleh dokter penanggung jawabnya, yaitu dokter  spesialis.

“Untuk itu dimohon agar masyarakat selalu disiplin dalam melaksanakan protokol pencegahan Covid-19, dengan tetap memakai masker, tidak keluar rumah dulu bila tidak ada urusan penting, menghindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun bila selesai beraktivitas, mengadakan pembersihan lingkungan rumah dengan disinfektan, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi suplemen vitamin, serta segera melaporkan diri ke petugas kesehatan bila ada gejala yang mengarah ke Covid-19 ini,” himbau Madang.

Dalam kesempatan itu Madang menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuat stigma/anggapan yang negatif terhadap orang yang berkontak, orang yang hasil rapid test-nya reaktif. Kemudian kepada pasien yang terkonfirmasi positif maupun pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 ini, kita tidak boleh berbuat yang intoleran karena kejadian itu bisa juga suatu saat menimpa diri kita.

Mari saling mendukung satu sama lain, lanjut Madang, lakukan protokol kesehatan yang sudah digariskan oleh Pemerintah dan konsultasikan ke pihak yang berwenang bila ada hal-hal yang kita tidak tahu.

“Jangan menghakimi sendiri dan jangan menyebarluaskan hal-hal yang belum pasti kebenarannya yang berkenaan dengan penanganan Covid-19 sebelum mendapatkan informasi yang resmi dari Tim Gugus/Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Mahakam Ulu,” ungkap Madang menutup Conference pressnya.

Turut mendampingi Pj. Sekda dalam pers rilis, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Agustinus Teguh Santoso, Kepala Dinas Perhubungan Toni Imang dan Kepala Dinas Trantibum Lawing Nilas (Alex/AI)

Related Posts