Close

Mahulu Siapkan Dana 60 Miliar

– Untuk penanganan penyebaran Covid-19

DISKOMINFOSTANDI – Dalam penanganan penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu telah mengalokasikan dana sebesar Rp 60,5 Miliar yang berasal dari dana APBD Mahakam Ulu Tahun Anggaran 2020. Anggaran tersebut dibagi dalam tiga bidang yaitu Bidang Pemulihan Kesehatan, Bidang Pemulihan Ekonomi dan Bidang Jaring Pengaman Sosial (JPS). Penyerapan anggaran yang dipergunakan hingga tanggal 16 Oktober telah mencapai 60 persen, sehingga dinilai dalam penanganan penyebaran COVID-19 di Mahakam Ulu berjalan dengan baik, walaupun ada permasalahan yang muncul di lapangan.

“Awalnya banyak tantangan dari masyarakat Mahakam Ulu yang mengeluhkan tentang sulitnya keluar masuk Mahakam Ulu, namun lambat laun mereka sudah memahami, hanya tinggal orang yang bukan warga Mahakam Ulu yang masih protes karena merasa dipersulit, padahal semua ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat Mahakam Ulu,” ungkap Sekda Mahakam Ulu Stephanus Madang dalam pengantarnya membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Program Kerja Tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kabupaten Mahakam Ulu yang dilaksanakan di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Senin (19/10/2020).

Rapat Koordinasi Evaluasi Program Kerja Tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kabupaten Mahakam Ulu ini dihadiri langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mahakam Ulu Gede Yusa, Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian E Tek Hen Yohanes, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Perhubungan Toni Imang, Kepala Kantor Kesbangpol Engelbertus Ibrahim, Plh Kadis Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Stevanus Garuda, Kadis Ketentraman, Ketertiban Umum Lawing Nilas, Kabag Kesra Charles, Perwakilan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Petronela Tugan.

Dalam kesempatan itu Sekda Mahakam Ulu berpesan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dalam penyerapan dan realisasi anggaran dapat tepat waktu, tepat mutu sehingga target waktu yang ditetapkan dapat selesai. “Karena untuk tahun ini, semua kegiatan harus selesai sebelum tanggal 15 Desember,” tandas Stephanus.

Sementara itu disampaikan Penjabat Sementara Bupati Mahakam Ulu Gede Yusa mengharapkan, agar kondisi Mahakam Ulu yang baik ini, yang nampak dari cara penanganan Covid-19 dapat tetap dipertahankan, jangan sampai terlena.

Aturan yang telah dibuat seperti ketentuan surat ijin keluar masuk, penerapan masa waktu buka tutup agar terus tetap dipertahankan, maka dengan begitu dapat mengatur dengan baik arus lalu lintas keluar masuk orang dalam wilayah Mahakam Ulu. “Yang paling utama kita tidak henti-hentinya memberikan edukasi kepada masyarakat Mahakam Ulu betapa masifnya Covid-19 ini dalam lingkungan kehidupan kita,” tandas Gede. (Alex/AI)

Related Posts